Makna Tujuh Hari Menurut Islam

IPENDIDIKAN.com - Terdapat beberapa hadits yang menjelaskan tentang hari hari, & ada beberapa hari yang harus dihindari oleh seseorang dalam menjalankan segala aktifitas yang dianggap penting, misalnya melakukan pernikahan, melakukan perjalanan jauh, menggali sumur, menanam pohon, dst yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Makna Tujuh Hari Menurut Islam
  

#1. Hari Sabtu

Hari ini termasuk hari hari yang harus dihindari.Nabi Muhammad pernah ditanya tentang hari sabtu, beliau menjawab
“Hari sabtu adalah hari tipu daya”.(HR imam abu ya’la)
Diungkapkan oleh Nabi karena hari itu orang2 Quraisy berkumpul di Dar an-Nadwah untuk membahas perihal penangkapan dan pembunuhan nabi Muhammad SAW.Nabi S.A.W juga mencegah melakukan bekam pada hari ini. Sabda Nabi Muhammad S.A.W: 
“pada hari sabtu dilarang mengalirkan darah. Pada hari ini pula iblis turun ke bumi, diciptakannya neraka jahannam, Allah menyerahkan urusan pencabutan nyawa manusia kepada malaikat maut, Nabi ayyub AS tertimpa cobaan dan pada hari sabtu Nabi Musa AS dan Nabi Harun AS meninggal dunia”.
Ada pula keterangan yang disandarkan pada sayyidina ‘ali karramallahu wajhah yaitu:“sungguh, sebaik baiknya hari untuk berburu adalah hari sabtu jika kamu tidak ragu”.


#2. Hari Ahad

Termasuk hari yang harus dihindari lagi adalah hari ahad. Nabi Muhammad S.A.W pernah ditanyakan juga tentang hari ahad, kemudian beliau menjawab:
“Hari ahad adalah hari naas, yang pada hari iu fir’aun dan kaumnya ditenggelamkan serta dihancurkannya kaum ‘ad dan tsamud kaum nabi shalich”.
Rosulullah S.A.W juga pernah ditanya seputar hari ahad, lalu beliau bersabda
Hari achad adalah hari menanam dan membangun”.(HR Imam Abu Ya’la)

#3. Hari senin

Imam abu ya’la meriwayatkan hadits marfu’ dari sahabat ibnu ‘abbas:
Hari senin adalah hari perjalanan dan mencari rizki”
Ada pula keterangan yang disandarkan pada sayyidina ‘ali karramallahu wajhah tentang hari ini adalah:“dan hari senin, jika kamu melakukan perjalanan jauh pada hari itu, maka kamu akan pulang dengan selamat dan mendapatkan hasil yang melimpah”.


#4. Hari selasa

Hari ini juga termasuk hari yang harus dihindari, Nabi Muhammad SAW  pernah ditanya tentang hari selasa, kemudian beliau bersabda:
Hari selasa adalah hari berdarah”. (HR Imam Abu Dawud).
Diuangkapkan oleh beliau karena pada hari itu Jirjis, Nabi Zakaria AS, dan Nabi Yachya AS putra Zakaria terbunuh, dan juga sihir fir’aun, aisyah binti Muzachim istri fir’aun dan disembelihnya sapi milik bani israil. Dan pada hari itu juga Hawa mengeluarkan darah haidl dan Qabil (putra Adam) membunuh Habil (saudaranya).

Imam Abu Ya’la juga meriwayatkan sebuah hadits marfu’ dari sahabat Ibnu ‘Abbas:
Hari selasa adalah hari perang dan kesialan”.
Jika kita ingin berbekam, maka berbekamlah pada hari selasa, karena pada hari itulah diperbolehkan mengalirkan darah.


#5. Hari Rabu

Hari rabu adalah hari tidak ada penerimaan dan pemberian”. (HR Imam Abu Ya’la)
Tinggalkan hari rabu pada akhir bulan, begitu juga hari rabu pada tanggal tiga, lima, tiga belas, enam belas, dua puluh satu, dua puluh empat, dan tanggal dua puluh lima.

  1. Hari rabu pada akhir bulan.“hari rabu pada akhir bulan adalah hari naas yang terus menerus”. (HR Imam Suyuthi).Dalam sebuah pendapat menyatakan hari rabu pada akhir bulan adalah hari yang terjelek dari pada hari hari yang lain. Dan juga ada yang menyatakan hari rabu pada akhir bulan adalah hari yang dilarang menerima dan memberi. 
  2. Hari rabu tanggal 3 pada setiap bulan.
  3. Hari rabu tanggal 5 pada setiap bulan.
  4. Hari rabu tanggal 13 pada setiap bulan.
  5. Hari rabu tanggal 16 pada setiap bulan.
  6. Hari rabu tanggal 21 pada setiap bulan.
  7. Hari rabu tanggal 24 pada setiap bulan.
  8. Hari rabu tanggal 25 pada setiap bulan.
Delapan hari ini (yang ada pada setiap bulan) sebaiknya juga dihindari.Dalam sebuah kitab an-nashichah dinyatakan bahwa seseorang harus menghindari memotong kuku pada hari hari tersebut, dan juga melakukan bekam, perjalanan, dan lain sebagainya, agar terhindar dari sesuatu bencana yang mengancam sesuai keterangan yang telah diutarakan mengenai hari hari tersebut. Sabda nabi Muhammad SAW tentang melakukan bekam pada hari rabu :
“Barangsiapa berbekam pada hari rabu, dalam riwayat lain pada hari sabtu, dan kemudian penyakit kusta (Barash) menimpanya, maka janganlah dia mencela kecuali pada dirinya sendiri”. (HR Imam Abu Dawud, imam chakim dan imam Baihaqi)
Imam al-munawi rachimahullah mengatakan, “Intinya bahwa sesungguhnya menghindari hari rabu dengan cara mempercayai suara burung dan menganggap benar terhadap keyakinan para normal adalah sangat haram, Karena semua hari adalah milik Allah SWT yang tidak akan dapat memberikan suatu kebahayaan dan kemanfaatan”.Jika kamu ingin meminum obat pada suatu hari, maka hari yang terbaik adalah hari rabu.

Makna Tujuh Hari Menurut Islam


#6. Hari kamis.

hari kamis adalah hari mencari kebutuhan dan mendekati pemimpin”.(HR Imam Abu Ya’la)
Pada hari kamis adalah waktu untuk mencari kebutuhan, karena sesungguhnya pada hari itu Allah memberikan kebutuhan.

 #7. Hari jum’at.

hari jum’at adalah hari melamar dan pernikahan”. (HR Imam Abu Ya’la)
Hari jum’at adalah hari pernikahan dan menanam pohon serta nikmatnya seorang lelaki adalah ketika bersama seorang wanita.Rosulullah pernah ditanya tentang hari jum’at, lalu beliau bersabda:
Hari jum’at adalah hari pernikahan juga melamar”.
Yang disunnahkan lagi adalah melakukan hubungan intim suami istri pada hari jum’at.Pada hari jum’at ini Nabi adam A.S menikahi hawa A.S, Nabi yusuf A.S menikahi Zulaikha, Nabi Musa A.S menikahi putri Nabi Syu’aib A.S, dan Nabi sulaiman A.S menikahi Bilqis.Menurut riwayat yang shahih, bahwa Rosulullah SAW menikahi Khatidjah R.A & ‘Aisyah R.A juga pada hari jum’at.

Itulah penjelasan tentang tujuh hari dalam islam. Imam ‘Alqamah bin shafwan meriwayatkan sebuah hadits marfu’ dari imam Achmad bin Yahya: Hindarilah 12 hari dalam satu tahun. Hari hari itu dapat menghilangkan harta benda dan dapat merusak penutup rahasia. Lalu kami bertanya, hari apa sajakah wahai Rosulullah? Beliau menjawab, Tanggal 12 muharram, 10 shafar, 4 rabiul awal, 18 rabiuts tsani, 18 jumadil ula, 18 jumadil tsaniyah, 12 rajab, 26 sya’ban, 24 Ramadhan, 2 syawal, 18 dzul qa’dah dan tanggal 8 dzul chijjah”.

Syaikh Khalil rachimahullah dalam kitab al jami’ telah mengingatkan tentang hal ini dengan ungkapan “Janganlah kamu menjauhi beberapa hari untuk melakukan beberapa pekerjaan, lakukanlah sekehendakmu pada semua hari hari yang ada, karena semua hari itu milik allah yang tidak akan dapat memberikan suatu kebahayaan & kemanfaatan.


Imam Malik R.A ditanya tentang melakukan hal hal yang telah disebutkan di atas, dia mengatakan “Janganlah kamu memusuhi beberapa hari, maka hari-hari itu akan memusuhimu”.


Wawasan pengetahuan ini tidak ada yang mampu menguasai kecuali nabi & orang mendapat wasiat dari para nabi.

Jangan lupa baca selanjutnya Pesan untuk para suami sedunia.