Gelombang Cahaya : Pengertian dan Interferensi Cahaya

Hallo, adik-adik tercinta, kali ini kita akan membahas materi kelas XII tentang gelombang cahaya. yuk, langsung saja...


A. Pengertian cahaya

Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik transversal. Dikatakan transversal karena arah getar medan magnet dan medan listriknya tegak lurus terhadap arah perambatannnya. Cahaya mempunyai sifat-sifat umum gelombang,antara lain sebagai berikut .
  1. Dalam suatu medium homogen,cahaya dapat merambat pada satu garis lurus.
  2. Pada bidang batas antar dua medium, cahaya dapat merambat pada satu garis lurus.
  3.  Jika melawati celah sempit cahaya dapat mengalami difraksi.
  4. Cahaya dapat mengalami interfrensi dan polarisasi.



B. Interferensi cahaya

Interferensi cahaya merupakan perpaduan dari dua gelombang cahaya. Jika kedua gelombang cahaya bersifat koheren, yaitu memiliki frekuensi  dan amplitudo sama serta beda fase tetap, hasil interferensinnya memiliki pola teratur dan dapat di tangkap oleh layar berupa garis terang dan gelap.
1. Interferensi celah ganda
Pada percobaan young hasil nterferensi pada layar berupa garis-garis terang dan gelap.

a. Interferensi maksimum
Pada interferensi maksimum terjadi garis terang, garis – garis terang terjadi apabila dua sumber cahaya koheren yang melewati dua celah berbeda sampai di layar dengan fasa yang sama.
d sin θ=m ⋋    
Jika sudut θ sangat kecil , sin θ=tan θ=pr sehingga : pdl = m

b. Interferensi minimum
Pada interferensi minimumterjadi garis- garis gelap. Garis – garis gelap terjadi apabila kedua cahaya sampai ke layar dengan fase yang berlawanan.
d sin θ = (m - 12)      atau     pdl = (m - 12)      

Keterangan :
d = jarak antara kedua celah s1,s2
θ = sudut lenturan cahaya
m=nomor garis terang gelap (0,1,2,3…….)
p=jarak terang atau gelap pusat ke terang atau gelap ke lamda
   = panjang gelombang cahaya

Jarak antara pita gelap dan terang yang berdekatan adalah : ∆p=l ⋋    2d

2. Interferensi cincin newton
Cincin newton merupakan pola interferensi berupa lingkaran – lingkaran gelap dan terang secara berurutan . pola interferensi ini terjadi jika cahaya dengan panjang gelombang     datang dalam arah tegak lurus pada sistem optik berupa lensa cembung datar dengan jari jari R.

a. Interferensi maksimum ( Lingkaran terang)
rt2 = (m - 12) .  R

b. Interferensi minimum  (lingkaran gelap)
rg2 = m  R

keterangan :
rt = jari jari lingkaran terang
rg =  jari jari lingkaran gelap

3. Interferensi pada lapisan tipis
Interferensi pada lapisan tipis dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu perbedaan panjang lintasan optik dan perubahan fase sinar pantul.
a. Interferensi konstruktif
2 n t cos θ = (m - 12)
b. Interferensi destruktif
2 n t cos θ = m
Keterangan :
n =  indeks bias lapisan tipis
m = nomor bilangan 1,2,3.....
t = tebal lapisan tipis (m)
θ=sudut bias.

Cukup sekian, pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam dari Tim iPendidikan.com


Penulis: Dewi Unasari

1 Response to "Gelombang Cahaya : Pengertian dan Interferensi Cahaya"